Pengadilan Agama Parepare Mengikuti Pembinaan Dari Dirjen Badilag Melalui Telekonferensi

Parepare (29/11/2019), Tepat pukul 13.00 WITA, Dirjen Badilag melakukan kegiatan Telekonferensi. dengan aparat Pengadilan Agama Parepare. Ketua Pengadilan Agama Parepare dengan didampingi Wakil Ketua, Para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Fungsional. Pejabat Struktural, serta Petugas Pengelola 9 aplikasi inovasi berkesempatan bertatap muka secara langsung dengan Dirjen Badilag via telekonferensi.

Kegiatan diawali Bapak Dirjen Badilag dengan menyapa seluruh peserta telekonferensi dan menyempatkan untuk bertanya tentang jabatan beberapa pegawai yang hadir.

Selanjutnya, Bapak Dirjen menanyakan tentang implementasi 9 Aplikasi Inovasi Layanan yang menjadi program unggulan Badilag saat ini. Ketua Pengadilan Agama Parepare dengan sigap menyatakan bahwa seluruh aplikasi layanan inovasi Badilag telah diterapkan dan para petugas pengelola telah mengaplikasikan, meskipun masih mengalami kendala pada beberapa fitur aplikasi khususnya pada aplikasi Antrian Sidang dan Aplikasi PNBP Fungsional.

Bapak Dirjen memberikan solusi apabila mengalami kendala atas penerapan aplikasi tersebut, maka dipersilahkan untuk berkomunikasi secara langsung dengan tim IT Badilag dan dapat melalui media telekonferensi ini.

Beberapa pertanyaan diajukan oleh Bapak Dirjen yang secara lugas dijawab oleh Ibu Ketua Pengadilan Agama Parepare. Di antaranya, implementasi APM yang berhasil mempertahankan nilai “A Excellent” pada surveillance tahap pertama lalu, dan pelaksanaan zona integritas yang dilaporkan oleh Ketua Pengadilan Agama Parepare direncanakan akan diusulkan oleh Ketua PTA Makassar pada tahap berikutnya untuk penilaian Wilayah  Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Pada poin pertanyaan urutan SIPP terkini, Bapak Dirjen memberikan penekanan dan perhatian khusus kepada Pegawai Pengadilan Agama Parepare agar lebih memacu meningkatkan rating urutan SIPP dalam menyelesaikan perkara yang ditangani.

Di akhir telekonferensi, Dirjen Badilag mengingatkan tentang pentingnya peningkatan prestasi kerja terkhusus dalam bidang pelayanan publik. “Dengan diberikannya aparatur Peradilan Agama tunjangan yang lebih besar dari PNS pada instansi lainnya, maka wujud syukur atas pemberian penghasilan tersebut diimplementasikan pada peningkatan kinerja pelayanan publik” pungkas Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *