Tingkatkan Kinerja Kepaniteraan, Panitera PA Parepare Pimpin Rapat Monev Triwulan II

PAREPARE – Jajaran Kepaniteraan Pengadilan Agama (PA) Parepare menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Kepaniteraan untuk Triwulan II. Kegiatan krusial ini dilaksanakan di Ruang Rapat Media Center PA Parepare pada hari Jum’at, 19 Juni 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh Panitera PA Parepare, Abdul Rahim, S.Ag., M.H., serta dihadiri secara lengkap oleh jajaran Kepaniteraan, mulai dari Panitera Muda (Panmud), Panitera Pengganti (PP), Jurusita, petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), tim Back Office, hingga staf kepaniteraan.
Evaluasi Rapor Kinerja Triwulan I dari Pusat
Agenda utama dalam rapat kali ini difokuskan pada monitoring dan evaluasi hasil Penilaian Kinerja per-Triwulan yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI untuk periode Triwulan I. Evaluasi mendalam dilakukan guna memetakan aspek mana saja yang sudah mencapai target dan indikator apa yang masih perlu digenjot agar rapor satuan kerja tetap optimal.
Dalam arahannya, Panitera PA Parepare, Abdul Rahim, S.Ag., M.H., mengingatkan seluruh aparatur kepaniteraan untuk terus menjaga ritme kerja dan tidak lengah.
"Penilaian kinerja dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama adalah potret kualitas pelayanan kita. Saya meminta kepada seluruh jajaran kepaniteraan, khususnya petugas yang bersentuhan langsung dengan layanan, untuk terus meningkatkan kinerja demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat," tegas Abdul Rahim.
Optimalisasi Aplikasi KINSATKER
Selain menyoroti rapor triwulanan tersebut, Abdul Rahim juga memberikan penekanan khusus terkait kedisiplinan administrasi digital. Beliau menginstruksikan seluruh penanggung jawab laporan untuk tetap konsisten memonitoring dan memperbarui pengisian data capaian kinerja pada aplikasi KINSATKER (Kinerja Satuan Kerja).
Melalui pemantauan yang ketat dan berkala di aplikasi KINSATKER, diharapkan tidak ada data laporan yang terlambat atau tidak tervalidasi, karena hal tersebut sangat memengaruhi akumulasi nilai akhir performa organisasi di tingkat pusat.
Rapat berjalan dengan interaktif, diakhiri dengan diskusi mengenai kendala teknis di lapangan serta perumusan strategi bersama untuk mendongkrak capaian nilai kepaniteraan di Triwulan II ini. (humas/af)


